Tampilkan postingan dengan label qolbu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label qolbu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

Macam & Jenis Penyakit Hati

Macam & Jenis Penyakit Hati / Sifat Buruk - Iri Hati, Dengki, Hasut, Fitnah, Buruk Sangka, dan Khianat - Definisi & Pengertian


Macam-macam arti penyakit hati dan sifat buruk manusia :
1. Iri Hati
Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati yang diperbolehkan dalam ajaran islam adalah iri dalam hal berbuat kebajikan, seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya di kemudian hari. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran.
2. Dengki
Dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha untuk menghilangkan nikmat tersebut. Sifat ini sangat berbahaya karena tidak ada orang yang suka dengan orang yang memiliki sifat seperti ini.
3. Hasut / Hasud / Provokasi
Hasud adalah suatu sifat yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar amarah / marah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belah persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar sesama.
4. Fitnah
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan adalah suatu kegiatan menjelek-jelekkan, menodai, merusak, menipu, membohongi seseorang agar menimbulkan permusuhan sehingga dapat berkembang menjadi tindak kriminal pada orang lain tanpa bukti yang kuat.

Hati atau Qolbu adalah pintu Hidayah Allah bagi Insan yang BerTAQWA

Hati atau Qolbu adalah pintu Hidayah Allah bagi Insan yang BerTAQWA

Banyak ahli muslim terutama yang memperhatikan masalah akhlak kepada Allah, mengemukakan bahwa hati manusia merupakan kunci pokok pembahasan menuju pengetahuan tentang Tuhan. Hati, sebagai pintu dan sarana Tuhan memperkenalkan kesempurnaan diri-Nya. "Tidak dapat memuat dzat-Ku bumi dan langit-Ku, kecuali "Hati " hamba-Ku yang mukmin lunak dan tenang ( HR Abu Dawud ). Hanya melalui "hati manusialah" keseimbangan sejati antara Tuhan dan kosmos bisa dicapai.

Al qur'an menggunakan istilah qalb (hati) 132 kali, makna dasar kata itu ialah membalik, kembali, pergi maju mundur, berubah, naik turun. Diambil dari latar belakangnya hati mempunyai sifat yang selalu berubah, sebab hati adalah lokus dari kebaikan dan kejahatan , kebenaran dan kesalahan.

Hati adalah tempat dimana Tuhan mengungkapkan diri-Nya sendiri kepada manusia. Kehadiran-Nya terasa didalam hati, dan wahyu maupun ilham diturun-kan kedalam hati para Nabi maupun wali-Nya.

"Ketahuilah bahwa Tuhan membuat batasan antara manusia dan hatinya, dan bahwa kepada-Nya lah kamu sekalian akan dikumpulkan" ( QS 8: 24)

Qolbu adalah pusat dari Nur Ilahi

Qolbu adalah pusat dari Nur Ilahi


Secara metafisika dan spiritual, yang menjadi pusat spiritualitas atau Pusat Utama Jiwa seorang manusia adalah QALBU-nya, dimana dalam dimensi etherik/batiniahnya disebut dengan Lathoif Qalbu sedangkan dalam dimensi fisiknya di sebut dengan jantung. Sedangkan otak adalah pusat jiwa minor atau pusat jiwa kedua setelah jantung. Pendapat saya ini tentu saja bertentangan dengan pengetahuan umum yang ada saat ini, baik pengetahuan yang bersumber dari dunia dunia barat maupun pengetahuan yang bersumber dari dunia timur.
Sebagaimana yang dikemukakan oleh ilmuwan barat bahwa pusat spiritual atau kecerdasan spiritual manusia itu berpusat di otak yang disebut GOD SPOT. Demikian juga spiritualis dunia timur yang berkiblat dari India & China mengemukakan bahwa pusat spiritualitas itu berada di Cakra Ajna & Cakra Mahkota, yang nota bene merupakan dimensi etherik/bathiniah dari OTAK.

Dalam tulisan kali ini saya akan menyajikan satu lagi karakter istimewa dari Jantung selain sebagai Pusat Jiwa, yaitu kemampuannya untuk memahami atau berfikir.

Apakah QOLBU (HATI) itu ?

Apakah QOLBU (HATI) itu ? Pikiran Bawah Sadar kah (?)

Seperti kita ketahui bahwa aspek mental dan keluasan hati merupakan aspek utama yang lebih hakiki dalam amal perbuatan Manusia. Ya … Keluasan Hati, yang kita maksud dengan hati adalah Qolbu (Kalbu/dlm bhs Indonesia). Lalu apa yang dimaksud dengan Qolbu (Kalbu/dlm bhs Indonesia) itu ? seberapa pentingnya Qolbu ?

Ya apakah Qolbu itu ?
Sebelum kita bahas apa itu Qolbu, seperti telah kita ketahui bahwa segala tindakan manusia di kendalikan oleh 'Pikiran'
yang berada dalam otak. Namun ‘Pikiran’ kita sangat dipengaruhi oleh apa-apa yang berada di dalam Qolbu. Jadi intisari dari segala Pikiran dan tindakan kita adalah Qolbu. Hal tersebut seperti yang telah di Firmankan Allah Ta’ala dalam Alqur’an surat Al Hajj ayat 4 sebagai beikut :

“Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” ( Al Hajj 46)

Diungkapkan pula dalam sebuah Hadits yang isinya sebagai berikut :

”Sesungguhnya di dalam jasad manusia terdapat segumpal darah/daging, apabila segumpal darah/daging itu baik maka baik pula sekalian anggota tubuh serta perbuatannya, sebaliknya apabila segumpal darah/daging itu buruk maka buruk pula sekalian anggota tubuh dan perbuatannya, segumpal darah/ daging itu adalah Qolbu”

Di dalam Alkitab umat Kristiani Banyak ayat yang menyebutkan dan membahas mengenai Hati ( ada sekitar 679 ayat ) yang antara lain :